Acara tersebut diikuti ratusan orang. Mereka terdiri dari angota dan pengurus Majelis Dzikir SBY Nurussalam mulai tingkat kabupaten hingga desa. Kegiatan juga diikuti warga sekitar. Prosesi yang berlangsung sejak pukul 19.00 WIB, Senin malam ini dihadiri Bupati Pacitan Sujono dan unsur muspida setempat.
Sudjono, wakil keluarga menuturkan doa bersama ini merupakan inisiatif sendiri. Karena sebelumnya memang tidak ada permintaan khusus dari SBY. Yang jelas, kata mantan Ketua DPRD Pacitan tersebut keluarga merasa terharu atas amanah yang diberikan Bangsa Indonesia kepada pemimpin kelahiran Pacitan tersebut.
"Semoga beliau diberikan kekuatan oleh Allah SWT untuk mengemban tugas selama 5 tahun kedepan dan mampu menyelesaiakan persoalan yang ada," kata Sudjono kepada detiksurabaya.com, Senin (19/10/2009) dini hari.
Selain di rumah keluarga SBY, kegiatan doa bersama juga dilaksanakan di kompeks Pondok Pesantren Tremas Kecamatan Arjosari. Acara yang berlangsung seusai Salat Isya tersebut diikuti ratusan warga baik dari dalam pondok maupun masyarakat sekitar. Lokasi belakang pondok sebelumnya terdapat bangunan tempat dilahirkannya SBY. Di tempat tersebut saat ini dibangun mushola dengan nama Nahdhatul Umam.
(bdh/bdh)











































