Mistari tiba di tanah air, Minggu (18/10/2009) malam dan telah tiba di Jember, Senin (19/10/2009) dini hari.
Tiba di Jember, Mistari tidak dibawa pulang ke rumahnya tetapi langsung dirawat di RSUD dr Soebandi Jember. Kondisi laki-laki tersebut memang masih parah. Laki-laki itu masih harus di bawah pengawasan dokter.
Menurut Joko Muntoro, Koordinator Ambulans Emergency RSUD dr Soebandi Jember, Mistari dijemput di Bandara Juanda, setelah RSUD dr Soebandi berkomunikasi dengan Medical Cebter, Cheras, Kuala Lumpur.
"Sebelum dirawat di sini, ia memang dirawat di sana. Kita mendapat surat dari dokter rumah sakit tersebut tentang kondisi dia," kata Joko.
Joko menuturkan, Mistari telah menjalani beberapa kali operasi antara lain kepala dan tulang punggung. Dalam ruat itu disebutkan, jika Mistari terjatuh dari lantai dua tempat kerjanya pada 27 Agustus lalu. Akibatnya, ia mengalami gegar otak berat hingga koma.
"Luka serius di kepala, tangan, dada dan kaki. Kita ambil, kondisinya sudah agak membaik dan sekarang masa pemulihan. Nanti ada dokter spesialis yang akan menanganinya," imbuh Joko.
Kini Mistari dirawat di ruang observasi RSUD dr Soebandi Jember sebelum dipindahkan ke kamar perawatan.
(bdh/bdh)










































