Dalam pertandingan yang disaksikan sekitar 11.000 pasang mata tersebut, Persik sebenarnya dapat unggul cepat pada menit ke-1. Tendangan bebas yang dilakukan Mahyadi Panggabean dari sektor kanan pertahanan Bontang FC berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Saktiawan Sinaga. Tandukan ringannya mampu mengecoh penjaga gawang Sumardi untuk merubah skor menjadi 1 - 0.
Namun demikian, unggul cepat justru menjadikan permainan anak-anak Kediri tidak berkembang. Ujungnya pada menit 29 Aldo Bareto mampu mencetak gol penyeimbang skor untuk Bontang FC. Bermula dari tendangan gawangt kiper, mantan pemain PSM Makasar tersebut mampu lepas dari pengawalan dan memperdaya penjaga gawang Persik Fauzi Toldo. Skor imbang 1-1.
Setelah disamakan, Persik lantas berbalik ketinggalan. Pada menit 37 Satria Ferry berhasil mencetak gol untuk menjadikan timnya unggul atas tuan rumah. Bola hasil tendangan bebasnya dengan mudah menerobos jala Persik untuk menutup babak pertama dengan skor 1 - 2.
Memasuki babak kedua permainan Persik masih begitu-begitu saja. Masuknya Dodit Fitrio untuk menggantikan Amarildo Souza tetap tidak menjadikan permainan berkembang. Alih-alih mengejar ketertinggalan, mereka justru seringkali harus pontang-panting menghalau serangan lawan.
Persik baru bisa terlepas dari tekanan setelah pemain senior Harianto dimasukkan pada menit ke 68. Senioritasnya mampu menjadikan permainan Persik membaik dan berkembang.
Akhirnya pada menit 72 Mahyadi Panggabean berhasil menciptakan gol penyimbang kedudukan. Berawal dari bola mutah hasil tendangan bebas Harianto, mantan pemain PSMS Medan tersebut melepaskan tendangan spekualsi dari luar kotak penalti yang tak dapat dihalau dengan baik oleh Sumardi.
Skor imbang 2 - 2 tersebut tetap bertahan hingga peluit panjang ditipkan wasit Armando Pribadi dari Jogyakarta. Dengan hasil ini Persik tetap belum bisa beranjak dari papan tengah klasemen sementara. Anak-anak Kediri mengoleksi dua poin hasil dari dua kali imbang.
(bdh/bdh)











































