Dalam sungai kecil itu tampak buble-buble kecil yang muncul. Bubble itu muncul di 30 titik lokasi di sungai kecil itu.
Di bantaran sungai kecil itu juga ditemukan banyak lubang yang kecil yang mengandung gas metan. Gas itu ternyata mudah terbakar dan memunculkan api. Menurut salah satu warga bernama Mulyono, buble itu diketahui pada Pukul 12.00 WIB, Sabtu (17/10/2009).
Saat Mulyono berencana pulang ke rumahnya.Waktu berjalan di areal itu dia merasakan hawa yang sangat panas. Dia kemudian mencoba menyalakan dengan korek api dan alangkah terkejut ternyata muncul percikan api dari tanah tempatnya berpijak.
"Saya mencoba lagi dengan membuat kompor dari batu bata dan ternyata api muncul cukup besar," ungkapnya.
Melihat ada bubble baru yang muncul di desa mereka membuat beberapa warga resah. Heni misalnya warga RT 3 RW 1 mengaku resah. Dia meminta pemerintah supaya memperhatikan Desa Ketapang Keres.
"Saya resah dengan kondisi seperti ini. Pemerintah harus memperhatikan desa kami," tuturnya.
(wln/wln)











































