Sutrisno lantas melaporkan temuannya ke Polsek Tanggul. Sutrisno menceritakan, dirinya sedang mencari barang rongsokan berupa besi dengan menggunakan besi magnet. Saat tiba di dekat sungai tiba-tiba besinya seperti tersedot ke tanah.
Penasaran, dia menggali tanah itu hingga kedalaman 30 cm. "Kaget karena menemukan senjata api dan pelurunya," kata Sutrisno kepada wartawan di mapolsek, Jumat (16/10/2009).
Kapolsek Tanggul AKP Sudariyanto menduga senjata api dan amunisi itu peninggalan zaman Belanda. Maklum Polsek Tanggul, dulunya adalah asrama polisi Belanda. "Melihat dari ciri senjata, apalagi sudah karatan dan mungkin tidak bisa digunakan, sangat mungkin itu peninggalan polisi Belanda," katanya.
Polisi telah memeriksa pemulung itu dan senjata api serta amunisinya. Kini barang bukti itu disimpan di Satuan intelkam Polres Jember.
(fat/fat)










































