Hal ini diungkapkan Humas Persik Kediri Nur Muhyar, saat ditemui detiksurabaya di sela acara launching tim Persik Kediri di Balaikota Kediri, Selasa (13/10/2009).
"Kami akan rasional dengan apa yang ada saat ini. Kami sadar dengan persiapan tim lawan dan atas dasar itu kita tidak muluk-muluk dalam menentkan target," ungkap Nur tegas.
Untuk kompetisi ISL 2009/2010 kekuatan yang dimiliki Persik memang tergolong sangat minim. Dari sektor keuangan, mereka hanya mendapatkan gelontoran dana hibah dari APBD Kota Kediri tak lebih dari Rp 10 juta.
Sementara dari kekuatan pemain, satu per satu bintang hengkang akibat krisis keuangan yang dialami manajemen. Di antaranya ada Hamka Hamzah, Usep Munandar, Muhammad Robby, Ronald Fagundes dan Danilo Fernando yang memilih hijrah ke Persisam Samarinda dan kiper Achmad Kurniawan justru memilih memperkuat tim divisi utama Semen Padang.
Musim depan, praktis hanya terdapat tiga pemain bintang yang dimiliki Persik, yaitu Mahyadi Panggabean, Saktiawan Sinaga dan Legimin Raharjo. Selebihnya adalah pemain gaek yang mulai memudar kebintangannya, seperti Harianto, Idrus Gunawan dan Reswandi.
Total, Persik memiliki 28 orang pemain dan dan lima orang ofisial, yang terdiri atas seorang pelatih, dua asisten, seorang manajer dan seorang dokter tim.
"Kekuatan kami memang bisa dikatakan kecil, tapi semangat tentunya tetap harus kami jaga. Kami pernah merasakan gelar juara dan itu yang akan kami jadikan salah satu modal, karena kami sadar pengalaman merupakan guru yang paling besar," papar Nur.
Asa untuk bisa memperbaiki prestasi, diakui juga oleh Nur dimunculkan dari kemungkinan dilakukannya perombakan tim pada paruh musim. Menurutnya, apabila memang diperlukan penambahan pemain baru yang berkualitas akan diupayakan untuk dilakukan.
"Tentunya kami akan lakukan evaluasi dan apabila hasilnya memang dibutuhkan perubahan, kami akan lakukan. Untuk sumber pendanaannya, kami pikirkan nanti," pungkas Nur.
(bdh/bdh)











































