Dusun Pancer dipilih lantaran salah satu daerah yang rawan akan bencana gempa dan Tsunami. Di tahun 1994 silam, kawasan pesisir laut selatan tersebut diterjang musibah Tsunami yang memakan korban jiwa 238 orang.
Pembangunan rumah tahan gempa sendiri, rencananya akan dilakukan mulai bulan November 2009. Untuk mendukung pembangunannya, Pemkab Banyuwangi sendiri sudah menyiapkan lahan seluas 100 meter persegi. Lahan itu terletak di sekitar pesisir Pancer.
"Bahannya dan tenaga ahli pembangunan dibantu dari Pusat Penelitian tersebut," jelas Kepala Kantor Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat, Abdullah pada wartawan di kantornya, Selasa (13/10/2009).
Prototype rumah tahan gempa tersebut berbahan kayu lapis tipe 36. Rumah tahan gempa juga akan menjadi rumah percontohan. Diharapkan warga sekitar dapat mengganti rumahnya dengan model dan bahan bangunan rumah tahan gempa. "Bencana gempa dan Tsunami tak dapat diprediksi datangnya," tambah Abdullah.
Nantinya jika pembangunannya selesai, rumah percontohan itu akan diberikan ke salah seorang warga secara cuma-cuma. Sayangnya, Abdullah tak menyebutkan apakah rumah percontohan itu juga tahan akan terjangan gelombang Tsunami.
(bdh/bdh)










































