Peristiwa itu berawal saat korban sedang meratakan tanah di areal lokasi proyek menggunakan alat berat kendaraan bolduzer. Entah apa penyebabnya, tahu-tahu mesin bolduzer yang dikendarai korban macet.
"Korban saat itu langsung turun dan memperbaiki mesinnya," ujar salah seorang saksi, Sulis (39), teman kerja korban di lokasi kejadian.
Tiba-tiba bolduzer berjalan dan beberapa teman korban meneriakinya. Namun, korban yang sedang serius memperbaiki kondisi mesin yang macet tidak menghiraukan teriakan teman kerjanya.
"Kita sudah meneriakinya, namun dia tidak mendengar. Sehingga tubuhnya kemudian terlindas dan tergencet ban rantai kendaraan bolduser itu," kata Sulis dengan nada sedih melihat nasib teman sekerjanya.
Kapolsek Mayangan, AKP Nur Choiri saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia, tewasnya korban itu merupakan murni kecelakaan kerja. "Namun tidak menutup kemungkinan ada faktor lain yang menjadi penyebab. Makanya, beberapa saksi, teman korban kita periksa untuk dikintai keterangan," tandasnya.
(fat/fat)











































