Truk Seruduk Rumah, 5 Orang Luka Parah

Truk Seruduk Rumah, 5 Orang Luka Parah

- detikNews
Sabtu, 10 Okt 2009 22:22 WIB
Kediri - Kecelakaan kembali terjadi di Kabupaten Kediri. Sebuah truk tanpa muatan mendadak oleng dan menyeruduk rumah hingga mengakibatkan 5 orang mengalami luka parah di jalan kampung di Desa Wonojoyo, Kecamatan Gurah.

Informasi yang berhasil dihimpun detiksurabaya.com menyebutkan, kecelakaan yang terjadi, Sabtu (10/10/2009) sekitar pukul 18.30 WIB tersebut bermula saat truk tanpa muatan dengan nomor polisi AG 9105 D yang dikemudikan oleh Eko Wahyudi mendadak oleng. Kesulitan mengendalikan laju kendaraanya, pengemudi lantas menabrak sebuah gerobak hingga mengakibatkan pemiliknya terkapar.

Ketakutan dengan apa yang dialaminya, pengemudi truk berniat melarikan diri dengan menginjak pedal gasnya dalam-dalam. Namun naas, kondisi itu justru menjadikan kendaraanya semakin tak terkendali dan langsung menerobos masuk ke dalam rumah milik Kamto (43), warga sekitar.

Kejadian ini mengakibatkan 5 orang yang ada di dalam rumah mengalami luka parah. Mereka adalah istri Kamto bernama Yayuk (40), anak dan menantu Kamto bernama Endah (23) dan Yunus (26), keponakan Kamto bernama Reni (24), serta anak tetangga Kamto bernama Reyes (2). Sementara pengemudi truk hanya mengalami luka memar di bagian kepala, tangan dan kakinya.

"Empat korban di dalam rumah sekarang menjalani perawatan di RS Siti Khodijah Gurah, sedangkan satu lainnya yaitu Reyes kami larikan ke RS Baptis Kota Kediri karena lukanya paling parah. Semuanya rata-rata luka di bagian kepala dan patah tulang karena tertimpa reruntuhan bangunan," jelas Kapolsek Gurah AKP.Sudiono kepada wartawan di lokasi kejadian.

Untuk penyebab terjadinya kecelakaan, aparat kepolisian belum dapat menyimpulkannya. Dugaan sementara pengemudi truk ngantuk hingga menjadikan kendaraannya oleng dan berujung pada kecelakaan.

"Sementara kendaraan sudah kami angkat dari dalam rumah dan kami amankan. Untuk proses penyelidikan lebih lanjut menunggu pengemudinya selesai menjalani perawatan," ungkap Sudiono.

Ditanya mengenai penetapan status tersangka kepada pengemudi truk, Sudiono mengaku tidak menutup kemungkinan hal tersebut dilakukan. Hal ini berdasarkan keterangan sejumlah saksi, yang menyebutkan adanya dugaan pengemudi truk dengan sengaja berkendara secara ugal-ugalan.

"Sejumlah saksi memang mengaku demikian, tapi kami juga harus konfrontasikan dengan yang bersangkutan dalam penyelidikan," tegasnya.

(bdh/bdh)
Berita Terkait