Perbuatan bobrok guru bernama Joko Waluyo (49) ini terbongkar setelah orangtua SR (14), salah satu mantan muridnya di SDN Stren, Kecamatan Ngasem melaporkan kejadian itu ke polisi.
Orangtua SR melaporkan Joko setelah melihat anaknya yang saat ini duduk di bangku SMP mengalami luka di wajahnya. Setelah didesak, SR mengaku jika luka di bibir itu akibat dianiaya oleh Joko, karena dia menolak melayani nasfsu binatang sang mantan guru.
"Korban mengaku setelah didesak oleh orangtuanya. Setelah itu orangtuanya melapor ke kita, dan kita lakukan penangkapan," terang Kanit Reskrim Polsek Kalitidu, Iptu Bambang saat dihubungi detiksurabaya.com, Jumat (9/10/2009).
Saat ini Polsek Kalitidu ujar Bambang sudah memeriksa 9 orang korban yang menjadi kebiadaban guru Joko. "Kami sudah memeriksa 9 korban yang menyatakan seluruhnya dicabuli dengan cara yang tidak sopan," ungkap Iptu Bambang.
(bdh/bdh)











































