Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Sudjarwanto mengatakan pihaknya belum menerima laporan dari masyarakat.
"Warga jangan percayalah dengan SMS yang gak jelas, tapi kita coba akan selidiki," kata Sudjarwanto kepada detiksurabaya.com Jumat (9/10/2009).
Sementara itu Kapolwil Madiun Kombespol Achmadi juga mengatakan hal senada. Dia sudah meminta Polres Ngawi bertindak cepat agar jangan menyebar lebih banyak SMS itu. "Kita akan dalami SMS itu. Namun Saya imbau kepada warga untuk tidak resah," tambahnya.
Seperti diberitakan, SMS itu berbunyi akan ada angin topan yang melanda wilayah Ngawi dan sekitarnya.
SMS itu berbunyi, "Super Typhoon Parma, topan terkuat di bumi, 222km/jam & akan mengguncang Filipina sekitar tengah mlm ini. Indonesia akan terkena angin kencang. Jangan keluar rmh jika tidak perlu. Infokan ke teman2 dan org tercinta anda". (wln/wln)











































