Jatuh dari Pohon Siwalan, Dukun Kampiran Tewas

Jatuh dari Pohon Siwalan, Dukun Kampiran Tewas

- detikNews
Senin, 05 Okt 2009 15:09 WIB
Tuban - Nasib memilukan menimpa paranormal spesial anak kampiran (kerasukan syetan). Kasmani (50) asal Dusun Widengan, Desa Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban tewas seketika setelah jatuh dari pohon siwalan depan rumahnya, Senin (5/10/2009).

Usai terjerembab di tanah, kepala bagian belakang dukun suwuk ini pecah karena menimpa bongkahan batu. Selain itu, kaki kirinya patah di bagian pahan dan tulang kering.

Informasi yang dihimpun detiksurabaya.com di lokasi kejadian, Kasmani yang dikenal sebagai dukun suwuk khusus anak-anak ini mengambil legen di pohon siwalan depan rumahnya. Angin kencang yang menerpa dusunnya, menjadikan Kasmani yang sudah berada di puncak pohon panik.

Selanjutnya, dia mencoba turun dari pohon tapi sial menimpanya. Kakinya yang kerempeng terpeleset, sementara legen dalam bumbung (potongan bambu) yang sudah terikat tali di pinggangnya terlepas. Lepasnya bumbung itu, mencoba disambar dengan tangan.

Upaya ini justru menyebabkan Kasmani terpelanting. Tubuhnya pun jatuh. Posisi jatuhnya terlentang. Sialnya kepala bagian belakangnya menimpa bongkahan batu. Demikian pula dengan kaki kirinya juga menimpa tumpukan kayu bakar.

Jatuhnya pria dengan tiga anak ini pertama kali diketahui tetangganya, Dawam (27). Ia langsung berteriak-teriak meminta tolong.

"Kasihan Kang Kasmani, sekarang kita kehilangan dukun suwuk jika ada anak-anak yang kampiran. Selama ini Kang Kasmani yang selelu dimintai tolong jika ada anak kesurupan," kata Darmaji (38) kepada detiksurabaya.com di Dusun Widengan, Desa Gedongombo, Semanding-Tuban.

Jenazah Kasmani pun dinaikkan mobil pick up ke RSUD Dr R Koesma Tuban. Jenasah Kasmani tidak jadi diotopsi atas permintaan keluarganya. Selanjutnya, jenazah tersebut dibawa pulang ke rumah duka, untuk segera dimakamkan di Tempat Makam Umum (TPU) desa setempat.
(fat/fat)
Berita Terkait