KM DBS I Nyaris Tenggelam Diterjang Ombak 4 Meter

KM DBS I Nyaris Tenggelam Diterjang Ombak 4 Meter

- detikNews
Sabtu, 03 Okt 2009 07:50 WIB
Sumenep - Kapal Motor Penumpang (KMP) Dharma Bahari Sumekar I (DBS I) milik pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura nyaris tenggelam. Kapal bermuatan sekitar 300 penumpang itu dihantam ombak setinggi 4 meter.

Peristiwa ini sendiri terjadi saat kapal melintas di perairan Desa/Pulau Goa-Goa Kecamatan Raas, Sabtu (3/10/2009) dini hari sekitar pukul 02.35 WIB.

Akibat terjangan ombak, pintu masuk kapal yang berfungsi tempat masuk penumpang maupun kendaraan itu ambrol dan rantainya putus. Kondisi tersebut juga menyebabkan air laut masuk ke dalam kapal. Pihak ABK pun berusaha mengangkat dengan tali seadanya, namun sempat putus.

Bahkan, salah seorang ABK nyaris terlempar ke laut karena tali yang dipegang putus. Ratusan penumpang yang terlihat sesak spontan histeris dan panik. Beruntung kapal dapat dikendalikan dengan memutar arah atau memutuskan untuk kembali ke Pelabuhan Kalianget.

KMP DBS I yang bermuatan 4 unit mobil pribadi dan sekitar 300-an orang serta barang-barang bawaan penumpang tersebut berangkat dari pelabuhan Kalianget sekitar pukul 19.00 WIB, Jumat (2/10/2009) malam dengan tujuan Pelabuhan Batuguluk, Kangean Sumenep.

Pada kondisi normal, dari pelabuhan Kalianget menuju Batuguluk dapat ditempuh antara 10 sampai 10 jam dan seharusnya kapal sudah merapat ke Pelabuhan Batuguluk, Kangean pukul 06.00 WIB, Sabtu (3/10/2009) pagi. Namun, karena memutuskan kembali ke Pelabuhan Kalianget, saat ini kapal masih terombang-ambing di tengah laut antara Pelabuhan Batuguluk Kangean dengan Pelabuhan Kalianget.

Salah seorang penumpang asal Sapeken, Sumenep, Nur Asyur mengatakan, kondisi kapal saat ini sangat mengkuatirkan karena pintu masuk bagian depan tetap tidak bisa ditutup. Para penumpang pun masih panik," kata Nur Asyur pada detiksurabaya.com dihubungi via telepon selulernya.

Nur Asyur yang juga anggota DPRD Sumenep ini mengaku berusaha menenangkan penumpang lain, sebab ketinggian ombak yang mengancam keselamatan kapal berada di perairan Desa/Pulau Goa-Goa.

"Kalau sudah di tengah laut, kondisinya semakin bersahabat. Doakan ya semoga tidak ada apa-apa," ungkapnya seraya menutup teleponnya karena kehabisan baterai. (bdh/bdh)
Berita Terkait