"Sudah ada 15 hektar hutan yang sudah terbakar sejak kemarin. Mudah-mudahan tidak merembet ke hutan lain," kata Kapolres Magetan AKPB Jacub Prayogo kepada detiksurabaya.com sat dihubungi, Rabu (30/9/2009).
Dia menjelaskan, dari 15 hektar hutan yang terbakar berada di Kecamatan Panekan dan Kecamatan Plaosan. Saat ini api di hutan Kecamatan Panekan sudah padam, meski api hutan di Kecamatan Plaosan sudah merambat ke puncak Lawu.
"Kita sudah mengantisipasi api menjalar ke hutan-hutan lain. Seperti melakukan batas penyekapan yakni membersihkan rumput atau pohon-pohon 5 meter dari titik-titik api. Selain itu kita sudah menyiagakan ilar-ilar atau menebangi pohon agar tidak merembet," tambahnya.
Pihaknya, kata Jacub, sudah menurunkan 3 pleton melokalisir agar hutan tidak merembet. Selain itu polisi juga dibantu pihak kodim, perhutani dan ratusan warga dari dua kecamatan tersebut.
"Kami bersiaga siang dan malam mengantisipasi agar api tidak meluas. Tapi selama ini kita terkendala alat. Alat yang dipunyai yakni alat dan cangkul," tandasnya.
Pihaknya pun berharap pemerintah memperhatikan bila suatu saat ada bencana alam pegunungan. Bahkan bila perlu disiagakan tim khusus yang dilengkapi dengan peralatan memadai agar kebakaran hutan bisa diantisipasi.
(fat/fat)











































