Menurut Kapolres Jember AKBP Nasri, ada 26 kasus kecelakaan lalu lintas selama operasi ketupat berlangsung.
"Untuk Kabupaten Jember ada 28 kasus kecelakaan lalu lintas, 6 orang meninggal dunia, 2 orang luka berat dan 46 orang luka ringan dengan kerugian material sebesar Rp 14.200.000," kata Nasri, Senin (28/9/2009).
Jumlah kasus kecelakaan untuk tahun ini naik dibandingkan tahun lalu yang mencapai 22 kasus. "Tetapi kualitasnya turun. Angka kematian orang di jalanan akibat kecelakaan lalu lintas turun, tahun lalu ada 20 orang meninggal. Berarti sudah turun drastis," imbuhnya.
Hal itu berarti kesadaran berlalu lintas secara aman tumbuh di kalangan pengendara. Kasus kecelakaan lalu lintas itu masih didominasi kendaraan roda dua.
Nasri menjelaskan, para korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi selama operasi ketupat ini akan mendapat santunan dari PT Jasa Raharja.
"Dan untuk seterusnya, pengendara harus tetap waspada dan mentaati rambu-rambu lalu lintas," tukas Nasri.
(fat/fat)










































