7 becak dan 1 rumah dan sepeda motor yang ada di dalam rumah rusak parah. Selain itu, 2 orang pengayuh becak mengalami luka serius di bagian kepala dan patah tulang hingga harus dilarikan ke RSUD Nganjuk.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kecelakaan terjadi pada Pukul 12.00 WIB, Sabtu (26/9/2009). Kejadian itu bermula ketika Bus Cendana bernopol AE 7005 yang dikemudikan Wiratmo (50), melaju kencang dari Surabaya.
Sesampainya di lokasi kejadian, tanpa sebab yang pasti bus secara mendadak oleng dan langsung menerjang 7 becak yang sedang mangkal dan 1 rumah yang ada di kawasan itu.
"Mungkin remnya blong, karena disinikan perempatan. Saat kejadian lampu sedang merah dan tidak tahu kenapa bis itu nyelonong saja," kata Sukirman, salah seorang saksi mata kepada wartawan.
Sementara itu Kasat Lantas Polres Nganjuk AKP Edy Hariadi saat dikonfirmasi melalui telepon seluler mengatakan, pihaknya telah mengamankan pengemudi Bus Cendana
Sopir dianggap lalai dalam menjalankan tugasnya hingga mengakibatkan jatuhnya korban luka.
Terkait penyebab terjadinya kecelakaan, aparat kepolisian mengaku belum dapat
memastikannya.
"Dugaan kami akibat tidak berfungsinya rem bus. Namun untuk kepastiannya kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk dengan memeriksa pengemudi bus," tandas Edy. (wln/wln)











































