Meski tak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini, namun seluruh perabotan rumah tangga milik korban hangus terbakar. Warga yang dibantu sejumlah aparat TNI dan Polri berusaha memadamkan api.
Hal ini dilakukan agar api tidak merembet ke rumah-rumah lain yang ada di sekitar lokasi. Dibantu 1 unit PMK, TNI dan Polri berusaha melakukan penyiraman air secara manual. Petugas PMK pun melakukan pembasahan ke seluruh bagian rumah yang ditinggal pemiliknya.
Salah seorang petugas kepolisian di lokasi bernama Atrup mengaku kebakaran diduga hubungan arus pendek atau konsleting listrik. "Bisa jadi, saat ditinggal mudik, korban lupa mematikan salah satu aliran listriknya," terang Atrup, Jumat (25/9/2009).
Atrup menuturkan, warga dan petugas baru mengetahui kebakaran saat api sudah membumbung tinggi. Warga kemudian ramai-ramai berusaha memadamkan api. "Kami juga sudah berusaha menghubungi pemilik rumah yang sedang mudik di Ponorogo," tuturnya.
(fat/fat)











































