Puluhan karyawan dan pengunjung yang sedang ramai di toko panik dan berhamburan keluar. Raut wajah panik tampak pada seluruh karyawan yang hingga saat ini masih tampak shock di sekitar toko.
Api membakar Swalayan Diva muncul pertama kali pukul 12.15 WIB berasal dari sisi tengah bangunan yang difungsikan sebagai gudang. Hembusan angin kencang menjadikan api cepat menjalar ke lokal bangunan lain dan meludeskan seluruh isinya.
"Keterangan dari saksi api berasal dari bagian gudang yang sudah ludes terbakar itu. Yang mengetahui pertama kali salah seorang karyawan yang langsung melaporkan ke kami," kata Kanit Reskrim Polsek Ngadiluwih Aiptu Sarwo Edi saat ditemui wartawan di lokasi kejadian, Jumat (25/9/2009).
Kobaran api baru dapat dipadamkan selang 1 jam kemudian, setelah 2 unit PMK dari Pemerintah Kota Kediri dan PT Gudang garam ke lokasi.
"Sementara kami masih menunggu 1 PMK lagi dari Gudang Garam untuk melakukan pembasahan. Kami ingin pastikan api benar-benar padam," imbuh Sarwo.
Sementara penyebab kebakaran, Sarwo memperkirakan terjadi hubungan arus pendek listrik atau konsleting. "Sementara memang diduga akibat konslet, tapi apa jelasnya masih kita dalami dalam pemeriksaan lanjutan nanti," tegasnya.
Sedangkan keterangan yang digali dari sejumlah saksi menyebutkan sebelum api membesar, dari bagian gudang sempat terdengar suara ledakan keras.
"Ya saat karyaan sibuk-sibuknya lari memang sempat ada suara ledakan, tapi apa itu kami sendiri juga tidak mengetahuinya," ujar Sunarti, salah satu karyawan Swalayan Diva.
(fat/fat)











































