Semua korban luka dan korban tewas dibawa ke RSU Wahidin Sudirohusodo, Kota Mojokerto.
Korban tewas bernama Suherman (39), asal Desa Puh Jarak, Kecamatan Pelemahan, Kabupaten Kediri. Sedang korban luka, yaitu adik Suherman, Vera Sudarwati (24), serta Sukat Asmoro (19) asal Desa Sumber Jati, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto.
Menurut Vera Sudarwati, sepeda motor jenis Suzuki Smash AG 2613 EA yang ia tumpangi bersama Suherman dan Dicky Darmawan (12), ditabrak sepeda motor jenis Suzuki Shogun S 6496 WR, yang melaju dari arah berlawanan.
"Menjelang lampu merah, dari arah depan ada sepeda motor dengan kecepatan tinggi. Lalu tabrakan dan tahu-tahunya saya sudah di rumah sakit," kata Vera yang terluka di bagian kaki dan tangan kepada detiksurabaya.com di RSU Wahidin Sudirohusodo.
Jika Dicky selamat, hal yang sama juga dialami Enik Runiyati (22), yang dibonceng Sukat. Enik hanya mengalami luka ringan, seperti lecet di bagian tangan. Sedangkan Suherman tewas dengan kondisi kepala pecah karena terbentur jalan.
Dari telinga, hidung dan mulut Suherman, keluar darah cukup banyak. Sementara Sukat Asmoro harus dirawat intensif di UGD karena menderita luka di bagian dada. "Lukanya cukup parah," kata Didik Endro, kepala kamar mayat RSU Wahidin Sudirohusodo.
Keluarga Suherman berencana pulang ke Kediri, setelah bersilaturahim ke sanak keluarga di Jember. Dengan tiga sepeda motor, keluarga itu melaju dengan kecepatan sedang. Namun kecelakaan malah terjadi saat menjelang perempatan Kenanten, Mojokerto.
(bdh/bdh)










































