Pemudik di Stasiun Kediri Terlantar

KA BBM Terguling di Malang

Pemudik di Stasiun Kediri Terlantar

- detikNews
Rabu, 23 Sep 2009 18:10 WIB
Pemudik di Stasiun Kediri Terlantar
Kediri - Tergulingnya KA BBM di Stasiun Lawang, Malang berimbas pada jadwal keberangkatan kereta api lainnya. KA Rapih Dhoho jurusan Surabaya-Malang-Kediri-Surabaya terlambat datang di Stasiun Kediri dan mengakibatkan ratusan penumpang terlantar.

Informasi yang didapat dari Pemimpin Perjalanan Kereta Api (PPKA) Stasiun Kediri mengatakan KA Rapih Dhoho dijadwalkan tiba Pukul 17.03 WIB. Namun hingga Pukul 17.15 WIB belum tampak tanda-tanda kedatangan kereta api kelas ekonomi itu.

"Sudah ada konfirmasi dari Stasiun Malang KA Rapih Dhoho akan terlambat datang
akibat tergulingnya KA BBM. Jam berapa datang kami belum mengetahuinya," kata PPKA Stasiun Kediri Suwandi di Stasiun Kediri, Rabu (23/9/2009).

Akibat dari terlambatnya kedatangan KA Rapih Dhoho, sedikitnya 100 calon penumpang saat ini terlantar di Stasiun Kediri. Mereka berharap kereta api dapat datang secepatnya untuk bisa mengantarkannya ke kota tujuan.

"Tapi kalau tidak bisa terpaksa ganti naik bus. Mau bagaimana lagi, daripada Menunggu tidak ada kepastian lebih baik cari yang pasti saja," ujar Solikhin, salah satu calon penumpang yang mengaku hendak bepergian ke Mojokerto.

Solikhin berharap ongkos pembelian tiket dikembalikan secara utuh. "Harganya Rp 5 ribu tapi kalau hilang sayang. Kami minta ganti lumayan buat tambah ongkos naik bus," tuturnya.

KA pengangkut BBM yang terguling di dekat Stasiun Lawang, Malang dalam kondisi kosong. KA itu membawa 18 gerbong, 7 gerbong diantaranya anjlok dan keluar dari rel dan 11 masih di atas rel. Kejadian diperkirakan terjadi pada pukul 13.05 WIB. 6 orang luka dan 1 orang tewas dalam kejadian itu. (wln/wln)
Berita Terkait