Salah satu konvoi yang tiba lebih awal adalah rombongan Forum Pekerja Jasa Binatu Pacitan di Jakarta. Kedatangan rombongan dengan 130 kendaraan pribadi itu disambut Bupati Pacitan Sujono di depan pendopo kabupaten, Jalan JA Suprapto, Kamis (17/9/2009) malam.
"Selamat datang di tanah kelahiran. Semoga saudara mendapatkan kesan indah berlebaran di sini," ujar Bupati Sujono saat menyampaikan sambutan selamat datang.
Selama hampir 1 jam para pemudik yang berjumlah sekitar 600 orang berkumpul di taman alun-alun sambil menikmati takjil. Panitia pemkab sengaja mengagendakan penyambutan khusus bagi para pahlawan rupiah.
"Terima kasih kepada pemkab Pacitan yang telah menerima kedatangan kami," ungkap Ketua Rombongan, Didik Widarto (37).
Pria asli Kecamatan Tulakan itu menuturkan, rombongan berangkat dari Jakarta Rabu (16/9/2009) pukul 22.00 WIB. Sebelum berangkat mereka berkumpul di Cikampek dan diberangkatkan oleh Pengurus Paguyuban Warga Pacitan (PWP) di Jakarta.
"Alhamdulillah, perjalanan kami lancar," jelas Didik kepada detiksurabaya.com.
Usai dilepas Bupati Sujono, rombongan melanjutkan perjalanan ke alamat
masing-masing. Rencananya, mereka mulai kembali ke Jakarta secara bergelombang mulai Selasa (22/9/2009) mendatang.
Kedatangan penumpang arus mudik di terminal Pacitan nyaris diwarnai
keributan. Pasalnya beberapa kendaraan plat hitam nekat menerobos masuk terminal untuk menaikkan penumpang.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 02.00 WIB, Jumat (18/9/2009) dini hari bahkan sempat diwarnai aksi saling lapor ke posko polisi. Apalagi sebelumnya Dinas Perhubungan setempat memberlakukan larangan masuk bagi mobil omprengan.
"Kalau begini sama juga bohong, ungkap seorang sopir geram.
Beruntung, kejadian tersebut dapat segera diatasi. Ini setelah petugas Dishub dan kepolisian melakukan penertiban. (fat/fat)










































