Salah seorang supervisi PT ASDP Kamal Bangkalan, Herman Supreadi mengatakan, suasana arus mudik saat ini tidak terasa sama sekali bila dibanding hari normal pasca dioperasikannya Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu).
"Nyaris tidak ada lonjakan pengguna jasa penyeberangan yang menandakan arus mudik. Dari arah Ujung pun tidak ada lonjakan penumpang," kata Herman kepada detiksurabaya.com di kantornya, Jalan Pelabuhan Kamal, Bangkalan, Kamis (17/9/2009).
Data penumpang yang tercatat di PT ASDP dari pagi hingga menjelang siang ini, pejalan kaki sebanyak 1.442 orang, kendaraan roda 2 sebanyak 572 unit dan roda 4 hanya 12 unit.
"Kalau diprosentasekan justru pejalan kaki dan kendaraan roda dua mengalami penurunan 60 persen dibanding pasca dioperasikannya Surabaya-Madura. Kalau roda 4 turun hingga 80 persen," terangnya.
Dia menambahkan, karena sepinya pengguna jasa penyeberangan maka setiap kapal dialokasikan bongkar muat barang selama 12 menit.
"Kalau dulu kan 8 menit, bahkan tidak sampai karena pengguna jasa penyeberangan membludak pada arus mudik," pungkasnya.
(fat/fat)











































