Ditinggal Belanja Kebutuhan Lebaran, 2 Rumah Dibobol Maling

Ditinggal Belanja Kebutuhan Lebaran, 2 Rumah Dibobol Maling

- detikNews
Kamis, 17 Sep 2009 00:00 WIB
Kediri - Peringatan bagi masyarakat, terutama yang tengah mempersiapkan diri membeli kebutuhan lebaran. Di Kota Kediri, 2 rumah yang berada dalam 1 halaman dibobol maling saat ditinggal berbelanja kebutuhan lebaran.

Akibat peristiwa itu, pemilik rumah mengalami kerugian hingga mencapai Rp 30 juta.

Kejadian pencurian tersebut terjadi di kediaman Susanto (60), di Jalan Cut Nya' Dien No 12, Kelurahan Kemasan, Kecamatan Kota. Kejadian ini diketahui pertama kali oleh Adang (40), tetangga yang tinggal tepat di depan rumah korban dengan mengetahui pintu rumah terbuka, sementara pemiliknya belum tampak kembali.

"Tadi saya tahunya sekitar jam setengah enam. Kalau kejadiannya mungkin jam 4 saat saya tahu ada 4 orang masuk rumah. Saya pikir mereka ya tamunya Pak Susanto, makanya saya biarkan." jelas Adang saat ditemui wartawan di lokasi kejadian, Rabu (16/9/2009).

Mendapati kondisi demikian, Adang langsung menelpon korban dan melaprkan kejadian tersebut ke Ketua RT setempat yang dilanjutkan dengan melaporkannya ke kepolisian.

Terkait ciri-ciri pelaku, Adang mengaku tidak dapat mengingatnya dengan jelas. Dia hanya menghafal 2 orang diantara pelaku berpenampilan seperti preman. "Dandanannya seperti deep colector gitu. Mereka buka pagar dan masuk dan nggak lama kemudian keluar dengan tidak membawa apa-apa," ujarnya.

Meski demikian, dari hasil olah TKP kejadian pencurian terjadi tidak hanya pada kediamana Susanto, melainkan rumah anaknya yang bersebelahan juga mengalami hal yang sama. Dari 2 rumah tersebut, sejumlah barang berharga diketahui telah raib.

"Keterangan dari Satuan Reskrim yang hilang mulai dari HP, uang sampai perhiasan emas. Kalau totalnya mungkin sampai 30 juta," papar Kabag Binamitra Polresta Kediri Kompol Abraham Gurgurem.

Ditanya mengenai tanggapannya terkait pencurian 2 rumah tersebut, Abraham menganggapnya sebagai kesalahan pemiliknya. Kejadian ini diakui tidak akan terjadi apabila korban bersedia menitipkan rumahnya kepada tetangganya.

"Keterangan saksi dengar sendiri kan, dia tahu ada orang asing dibiarkan. Coba kalau tadi dititipkan, minimal saksi akan mengontaknya ada orang asing masuk ke dalam rumah," pungkasnya.

(bdh/bdh)
Berita Terkait