beberapa sungai yang dibanjiri lahar dingin Semeru yakni, Sungai Besuk Kobokan, Besuk Sat, Besuk Bang serta Kali Rejali di Kecamatan Pasirian.
"Hujan siang hingga sore terus terjadi di Puncak Semeru, lahar dingin dari puncak Semeru turun ke aliran" kata Suhaebi, salah seorang warga Desa Pasru Jamber, Kecamatan Pasru Jambe pada detiksurabaya.com, Rabu (16/09/2009).
Pantauan detiksurabaya.com, air yang mengalir di Sungai Besuk Bang menuju Kali Rejali tampak keruh bercampur lumpur, batu dan rating. Bahkan jalur menuju Desa Penanggal, Kecamatan Canipuro dari Desa Pasru Jambe terputus akibat dipenuhi batu dan pasir vulkanik Semeru.
"Kalo sudah banyak batu dan pasir di DAM, semua kendaraan tidak bisa melintas. Sehingga perlu dibersihakn dulu," tutur Suhaebi.
Sementara akibat meningkatnya debit air di sungai aliran Gunung Semeru, penambang pasir dan pencari kayu terpaksa menghentikan aktivitasnya.
"Sejak pukul 2 Sore tadi, saya menghentikan menambang pasir khawatir tersert," ujar Samuin, salah satu penambang pasir warga Bades Kecamatan Pasirian.
Sementara, Sekretaris Satlak PB Pemkab Lumajang, Wisu Wasono Adi mengimbau agar warga di sekitar aliran lahar dingin Semeru tetap waspada. Sebab hujan deras masih akan terus menguyur wailayh Lumajang dan Gunung Semeru.
"Kalo intensitas hujan masih tinggi, lahar dingin masih akan terjadi," ungkap Wisu.
(bdh/bdh)










































