Pemberian izin tersebut disampaikan, setelah antara PT GG dan aparat kepolisian melakukan koordinasi ulang di Mapolresta Kediri. Pembagian zakat akan dilakukan pada Kamis (17/9/2009) besok, dan dijadwalkan dilaksanakan selama 3 jam dari pukul 07.00 WIB hingga 10.00 WIB.
"Pembagian zakat memang kami izinkan, karena teman-teman di Gudang Garam bersedia menerima masukan kami agar sistemnya ditata ulang. Teknisnya seperti apa, tanya sama kapolresta nanti," kata Kapolwil Kediri Kombes Pol Heru Purwanto, saat ditemui wartawan di Mapolresta Kediri, Rabu (16/9/2009).
Secara terpisah, Kapolresta Kediri AKBP Rastra Gunawan memaparkan teknis pelaksanaan pembentukan kelompok masyarakat pengantre berdasarkan kelompok usia. Hal ini dilakukan sebagai antisipasi jatuhnya korban luka maupun jiwa.
"Ya seperti disekat mungkin. Terus kami akan koordinasikan agar ada beberapa pintu, sehingga tidak terjadi konsentrasi pengantre di satu titik saja," jelas Rastra.
Selain itu sebagai antisipasi terjadinya kericuhan, suasana kondusif akan diupayakan untuk diciptakan. Diantaranya dengan pengoperasian water canon guna menyiram kerumunan massa dengan air, serta penyiagaan ambulans dan tenaga medis dalam jumlah besar.
Perubahan teknis pembagian zakat tersebut juga dibenarkan oleh Manajemen PT GG. Hal ini seperti disampaikan Wakil Direktur SDM dan Pelayanan Umum Slamet Boediono, saat dikonfirmasi detiksurabaya.com melalui telepon selulernya.
"Yang jelas dalam koordinasi tadi kepolisian mengizinkan dengan catatan teknis pelaksanaan kegiatan besok harus dirubah. Wanita, anak-anak, lelaki dan lansia akan kami bagi-bagi di titik terpisah," papar Slamet.
Selain itu guna menghindari kecemburuan diantara sesama pengantri, tahun ini besaran zakat yang dibagikan akan disamaratakan, yaitu menjadi pecahan Rp 20 ribu.
Dalam pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, anak-anak dan lansia mendapatkan pecahan Rp 20 ribu, sementara wanita muda dan lelaki mendapatkan Rp 10 ribu. "Kami menjamin semua akan mendapatkan bagian, berapapun yang datang karena stok yang kami sediakan akan dapat mencukupinya," ungkap Slamet.
(bdh/bdh)










































