Membludaknya penumpang ini membuat KMP Amukti Palapa (Kapal perintis) milik Pemprov Jatim yang melayani lintasan tersebut sempat menolak penumpang karena melebihi kapasitasnya.
Pada hari-hari biasa, penumpang berkisar 150 orang. Namun saat ini membludak hingga mencapai 375 orang atau melebihi kapasitas sampai 25 persen.
Kepala Administrator Pelabuhan Kalianget, Sumenep, A Rachim mengatakan, kebijakan menambah penumpang hingga lebih 25 persen dari kapasitas kapal merujuk pada keputusan Dirjen Perhubungan dan tidak ada masalah.
"Arus mudik ke Kangean kali ini benar-benar terasa dan membludak," kata A Rachim kepada wartawan di kantornya, Jalan Pelabuhan Kalianget, Sumenep, Selasa (15/9/2009).
Bahkan rencananya penumpang yang tidak terangkut oleh KMP Amukti Palapa akan ikut KMP DBS 2 (Dharma Bahari Sumeker) milik Pemkab Sumenep. "Jika tidak ada kendala, sore ini DBS 2 akan diberangkatkan ke Kangean," ujarnya.
Dia menambahkan, KMP Amukti Palapa dijadwalkan kembali melayani lintas Kalianget menuju Kangean tanggal 19 September mendatang. Kapal perintis ini melayani rute Surabaya-Masalembu-Kalianget menuju Kangean. Lalu bertolak ke Banyuwangi.
(fat/fat)










































