Satu-satunya pengolah kripik paru di Pamekasan, Syarifah (64), ratusan bungkus kripik paru tersebar di etalase mini market dan toko camilan di Pamekasan. Dalam bulan Ramadan , pesanan kripik paru buatan Syarifah meningkat mencapai 30 persen.
Kripik paru sapi tak hanya bisa dijadikan teman makan siang. Kripik paru bisa pula disajikan menjadi camilan unik menjamu tamu. Meski harga relatif mahal, tapi kripik paru tetap diburu konsumen. Harga kripik paru tanpa tepung Rp 300 ribu per kilonya. Sedangkan kripik paru bercampur tepung dilepas Rp 250 ribu per kilonya.
Syarifah mengaku dirinya mengawali membuat kripik paru pada dekada tahun 1970-an. Syarifah yang baru menikah itu mengawali membuka usaha pengolahan kripik paru.
Awalnya untuk membantu suami dalam menghidupi keluarganya. Perlahan tapi pasti, usaha kripik paru menjadi tumpuan biaya pendidikan 5 orang anaknya. Kini, anak-anak Syarifah telah berkeluarga dan hidup mapan.
Sebelum menggoreng kripik paru, Syarifah mengawali dengan mengiris daging paru. Dengan pisau tajam, Syarifah mampu mengiris paru setebal 2 milimeter. Irisan tipis daging paru ini, dibentangkan di atas sejarit bambu lalu dijemur selama 8 jam.
Saban hari, Syarifah sedikitnya mengolah 30 kg daging paru basah menjadi bahan baku kripik paru mentah. Satu kilo daging paru dibelinya Rp 36 ribu di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) atau dikenal dengan sebutan jagalan. Beruntung jarak rumah Syarifah hanya 100 meter dari RPH.
Usai menjemur irisan daging paru, Syarifah melanjutkan menggoreng kripik paru yang telah kering dijemur kemarin. Sedangkan hasil pengeringan irisan daging paru hari ini dijadikan stok untuk digoreng hari ketiga. Begitulah seterusnya.
Agar mendapat kenikmatan saat menyantap, Syarifah memberi bumbu garam plus bawang putih ke dalam minyak penggorengan. Sebelum digoreng, Syarifah memotong-motong lembaran irisan daging paru kering dengan gunting tajam. Potongan seukuran kripik tempe. Dalam sehari, Syarifah mampu menggoreng 10 kilo paru kering.
Ada dua pilihan kripik paru buatan Syarifah. Kripik paru tanpa tepung dan kripik paru plus polesan tepung bumbu. Nah. Kini kripik paru buatan Syarifah siap dikonsumsi. Rasanya unik dan dahsyat. Apalagi kripik paru ini tanpa bahan pengawet. Rasanya alami dan tahan disimpan sampai sepekan. Cocok jika dibuat camilan teman minum kopi. (fat/fat)











































