Polisi Menduga Ada Pelaku Lain Selain Dua Murid SD

Perusakan Kelas Madrasah

Polisi Menduga Ada Pelaku Lain Selain Dua Murid SD

- detikNews
Selasa, 08 Sep 2009 19:42 WIB
Polisi Menduga Ada Pelaku Lain Selain Dua Murid SD
Mojokerto - Satuan Reskrim Polres Mojokerto, tidak percaya dengan keterangan Bel dan She, dua murid kelas 3 SDN II Wotanmas Jedong, yang mengaku telah merusak 3 kelas Madrasah Ibtidaiyah (MI) Raudlatul Hikmah.

Saat Bel dan She diperiksa oleh anggota Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Mojokerto, terkesan kedua anak itu sedang tertekan. "Sepertinya ada yang ditakutkan untuk mengaku," kata Kasat Reskrim AKP Samsul Makali, Selasa (8/9/2009).

Menurut Samsul, dari keterangan sementara, She mengaku saat merusak seisi ruang kelas, dia dibantu seorang lelaki bertubuh tinggi besar dan seorang bertubuh kecil, setinggi dirinya. Keterangan itu disampaikan She kepada petugas Unit PPA.

Namun di tempat berbeda, Bel malah mengaku melakukan perusakan 3 ruang kelas itu hanya dengan She, tanpa bantuan orang lain. "Keterangan dua anak ini sudah berbeda. Kami semakin curiga ada orang lain dalam kasus ini," ujar Samsul.

Selain keterangan yang berbeda, Samsul juga mengemukakan jika polisi telah menemukan sebuah topi berwarna coklat, dengan motif kotak-kotak. Bagian depan topi itu bertuliskan 'Converse' dengan ukuran kepala orang dewasa.

Meski menduga ada pelaku selain dua murid SDN tadi, namun polisi menolak berspekulasi. "Tunggu saja hasil penyelidikan. Nanti semua akan kami beber ke media. Kami juga tidak mau gegabah dan malah salah nantinya," janji Samsul.

Dalam sehari ini, dua murid SDN, Bel dan She, sibuk melayani kepentingan penyelidikan. Selain rekonstruksi di MI Raudlatul Ulum, keduanya juga diperiksa oleh tim Unit PPA Polres Mojokerto. Sejauh ini keduanya masih berstatus saksi saja. (bdh/bdh)
Berita Terkait