Data yang dihimpun Bagian Pengawasan Jalan Rel Daops VII menyebutkan, di wilayah Stasiun Kediri total terdapat 115 perlintasan kereta api. Dari jumlah tersebut 75 diantaranya dinyatakan tidak berpalang pintu.
"Dari jumlah 75 itu yang kami nyatakan rawan kecelakaan ada 15 titik dan letaknya berada antara Stasiun Kertosono hingga Stasiun Rejotangan di Kabupaten Tulungagung," kata Pengawas Jalan Rel Daops VII Susanto saat dikonfirmasi detiksurabaya.com melalui telepon, Senin (7/9/2009).
Untuk pengamanan 75 perlintasan tak berpalang pintu, Daops VII hanya mengandalkan rambu-rambu yang telah dipasang Dinas Perhubungan di masing-masing kota atau kabupaten.
Selain itu selama musim mudik lebaran yang dimulai H-7 hingga H+7, Daops VII akan menambah pengamanan di 75 perlintasan dengan menempatkan petugas PT KA.
"Untuk petugas tidak akan kami tempatkan di 75 perlintasan tak berpalang pintu, tapi hanya 15 titik yang kami anggap rawan. Terus terang kalau harus menempatkan petugas di 75 titik, kemampuan tersebut belum ada," jelas Susanto.
Pihaknya pun mengharapkan kerjasama masyarakat di sekitar lokasi perlintasan kereta api tak berpalang pintu. Pengamanan sukarela diharapkan akan bermuculan, dengan harapan dapat menekan kemungkinan terjadinya kecelakaan antara kereta api dengan pengguna jalan.
"Saya contohkan di Kediri ada 1 perlintasan yang dijaga oleh warga secara swadaya. Itu kami anggap contoh baik yang kami harapkan dapat muncul di daerah lainnya," pungkasnya.
(fat/fat)










































