Pemilik Kerbau Penyebab KA Penataran Terguling Ditangkap

Pemilik Kerbau Penyebab KA Penataran Terguling Ditangkap

- detikNews
Sabtu, 05 Sep 2009 19:47 WIB
Pemilik Kerbau Penyebab KA Penataran Terguling Ditangkap
Malang - Polisi menangkap pemilik kerbau yang menyebabkan KA Penataran terguling hingga menyebakan 1 orang tewas dan 15 luka. Rasim (53), warga Desa Tunjungtirto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, ditangkap petugas dari Polres Malang.

Buruh bajak sawah ini ditangkap Buser Polres Malang di rumah anak perempuannya di Jalan Polowijen, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Sabtu (5/9/2009) petang.

Dari keterangan Rasim, dia sengaja bersembunyi di rumah anaknya karena takut dengan peristiwa yang menimpa KA Penataran setelah menabrak kerbau miliknya.

"Rasim takut setelah kejadian dan memilih bersembunyi," ujar Kanit Idik I Satreskrim Polres Malang Aiptu Sutiyo kepada detiksurabaya.com melalui telpon genggamnya.

Begitu ditangkap, bapak enam anak ini langsung menjalani pemeriksaan guna proses penyidikan.

Dari hasil pemeriksaan, Rasim ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan KA Penataran di KM 14+3 Malang-Singosari, hingga mengakibatkan satu korban meninggal dunia dan 14 korban luka, Jumat kemarin.

Tersangka dijerat Pasal 359 KUHP tentang kelalaian hingga menyebabkan orang meninggal dunia dengan ancaman hukuman penjara maksimal 5 tahun.

"Karen juga terapkan undang-undang tentang perkeretaapian," imbuh Sutiyo.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Rasim dijebloskan ke sel tahanan Mapolres Malang.

Dari informasi yang dihimpun, sebelum kejadian Rasim mengaku bekerja membajak di areal persawahan di lokasi kejadian. Tepat pukul 13.00 WIB, pengerjaan pembajakkan sawah selesai. Dia pun melepas dua ekor kerbau yang menjadi sarana alat penggerak bajak sawah.

"Kerbau dibiarkan lepas,tanpa tali pengikat. Jadinya saat kereta melintas kerbau tertabrak kereta," ungkap Sutiyo.
(bdh/bdh)
Berita Terkait