"Tahun ini kurang untuk kegiatan pendukung, yang ada seperti tahun kemarin. Namun kami yakin dapat menyedot 10 ribu wisatawan," jelas Suwarto Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) ditemui di kantornya Jalan Raden Intan, Malang, Sabtu (5/9/2009).
Acara puncak Yandya Kasada, lanjut Suwarto, digelar malam nanti dan diikuti puluhan kepala keluarga suku tengger berasal dari Desa Ngadisari, Wonocolo dan Cemorolawang.
Untuk pengamanan serta kelancaran upacara, BBTNBTS menerjunkan sebanyak 120 orang. Mereka bakal ditempatkan pada 9 posko. Posko-posko tersebut berada di jalur menuju puncak Gunung Bromo.
Sementara bantuan aparat kepolisian Polres Probolinggo juga diterjunkan sebanyak 250 personel diturunkan guna mengamankan rute perjalanan.
"Kami juga memasang spanduk dan papan larangan di sepanjang rute perjalanan," ungkap Suwarto.
Sebelumnya, kata Suwarto kemarin malam, Kamis malam (3/9/2009) digelar parade obor diikuti 200 peserta berasal dari masyarakat Suku Tengger sendiri. Pawai obor dimulai dari Cemorolawang sampai pura atau kepoten berada di laut pasir sebelum tangga naik puncak Gunung Bromo. "Kami harapkan semua berjalan lancar," terang Suwarto. (fat/fat)











































