Uang tunai senilai Rp 10,5 juta dan aksesoris kendaraan berhasil dibawa kabur pelaku. Kini Satreskrim Polresta Malang sedang melakukan olah TKP.
Dari keterangan yang dihimpun detiksurabaya.com, pelaku yang diduga lebih dua orang masuk dengan jalan menjebol plafon di lantai atas. Selanjutnya, pelaku merusak kunci teralis besi yang menghubungkan lantai atas dengan lantai bawah.
Uang tunai senilai Rp 10,5 juta diambil pelaku dari dalam laci di lantai bawah yang tak terkunci, 2 unit karburator merk KOSO ukuran 32 milimeter dan 34 milimeter, dua pasang shockbeker, beberapa jaket kulit ikut dibawa pelaku. Diperkirakan total kerugian sebesar Rp 30 juta.
Kejadian ini baru diketahui pada pukul 08.30 WIB saat para karyawan membuka toko. Melihat kondisi ruang lantai bawah acak-acakan, para karyawan melaporkan kasus itu ke pemilik toko, Agus Winarso (53).
"Saya baru tahu ketika karyawan saya menelpon, bahwa kondisi toko diacak-acak maling," jelas warga Sukun, Kota Malang kepada detiksurabaya.com di lokasi.
Sementara hasil olah TKP yang dilakukan petugas menemukan dua botol tea yang diduga kuat habis dikonsumsi pelaku. Mengingat di lantai bawah tersedia mesin pendingin produk tea. Petugas juga memeriksa sidik jari yang ditinggalkan pelaku.
Sedangkan Kapolsekta Lowokwaru AKP Gatot Suseno mengaku hingga saat ini pihaknya masih menyelidiki. Tentang dugaan keterlibatan orang dalam masih diselidiki. "Kita dalami dulu hasil penyelidikan di lokasi kejadian," tegas Gatot saat dihubungi melalui telepon.
(fat/fat)











































