Ketiga titik itu yakni jalan raya provinsi di Kecamatan Bangsalsari, Desa Sempolan Kecamatan Silo dan perbatasan Jember-Kabupaten Bondowoso di Kecamatan Jelbuk.
"Kita telah identifikasi, tiga daerah itu yang masuk black spot karena sering terjadi kecelakaan lalu lintas," kata Kasat Lantas Polres Jember AKP I Gusti Agung Dhana Ary usai acara Ketupat Safety & Responsible Riding to My Jember, Selasa (1/9/2009).
Jalan raya provinsi di Kecamatan Banglsari mempunyai anatomi jalan, lurus dan padat kendaraan bermotor. "Jadi kendaraan bermotor cenderung kencang jalannya," imbuhnya.
Selain itu, di sisi kanan kiri jalan itu padat perumahan penduduk dan banyak persimpangan. Dan lampu penerangan di malam hari kurang.
Sementara Desa Sempolan Kecamtan Silo, karakteristik jalannya lurus, namun menanjak dan berliku di Gunung Gumitir. Sedangkan di perbatasan Kabupaten Jember-Bondowoso, jalannya cukup berkelok dan padat kendaraan bermotor.
"Jadi nanti para pengguna jalan dan mereka yang mudik harus berhati-hati," kata Agung.
Satlantas Polres Jember telah menyiapkan pos di tiga titik yang masuk kategori black spot itu.
(fat/fat)










































