Pergoki Istri Berhubungan Intim, Sasmito Malah Dipolisikan

Pergoki Istri Berhubungan Intim, Sasmito Malah Dipolisikan

- detikNews
Selasa, 01 Sep 2009 11:49 WIB
Tuban - Seorang tukang becak asal RT 4/RW 3 Desa Sugiharjo, Kecamatan Kota, Kabupaten Tuban, Sasmito (30) harus berurusan dengan polisi. Dia menghajar istrinya saat kepergok berhubungan intim dengan pria lain.

Istri korban, Siti Kholifah (27) mengalami luka membiru di bagian pangkal lengan kiri dan dahinya benjol. Luka-luka itu akibat dipukuli suaminya, setelah kepergok berhubungan intim dengan Pria Idaman Lain (PIL), Kamto (27), yang masih tetangga dekatnya semalam.

Informasi detiksurabaya.com menyebutkan, gegernya kasus itu dipicu terbongkarnya perselingkungan antara istri Sasmito dengan Kamto. Semula hubungan khusus ini rapi disimpan, hingga Sasmito tak pernah menyadari jika perempuan yang melahirkan dua anaknya itu pindah ke lain hati.

Sebelum kejadian, Senin (31/8/2009) pukul 22.30 WIB Kamto mendatangi rumah Sasmito. Dia menawarkan tuwak di salah satu warung ke kawan akrab dan tetangganya. Pesta tuwak berdua pun terjadi.

Tuwak dalam jerigen 5 liter belum habis, Kamto pamit menengok rumah. Setelah ditunggu ternyata kawannya tak juga balik. Tiba-tiba pikirannya tidak tenang dan ingin pulang. Setelah membayar tuwak, Sasmito pun pamit pulang ke pemilik warung.

Saat masuk pelataran rumah, dia mendengar istrinya bergurau dengan orang lain. Dari suaranya dia bisa mengenali, jika pasangan bicara istrinya adalah kawannya sendiri, Kamto.

Pelaku pun akhirnya menjebol pintu dan langsung membuka kamar. Saat itu diketahui bahwa Kamto hanya mengenakan celana dalam. Sementara istrinya, meski masih mengenakan daster, ternyata sudah tidak bercelana dalam.

Pelaku pun naik pitam dan memukul Kamto. Pukulan pertama mengenai lengan kiri atas istrinya, pukulan berikutnya tepat mengenai dahi dan pipinya yang disusul robohnya sang istri di lantai.

Melihat kawannya mengamuk, Kamto menerobos ke luar rumah. Tak lama kemudian Sasmito pun mengejarnya. Kamto pun nyaris lolos, andai saja tidak diteriaki maling oleh pengejarnya. Warga yang mendengar ada teriakan maling langsung semburat keluar rumah. Kamto pun akhirnya dibekuk warga lalu diserahkan ke Polsek Kota.

Setelah diperiksa, malam itu juga Siti Kholifah diminta visum ke RSUD Dr R Koesma Tuban. Sementara saat ini pelaku dan Sasmito diperiksa intensif di Mapolsekta Tuban.

"Saya tidak bisa terima perlakuan mereka," kata Sasmito saat ditemui wartawan di Mapolsek Kota Tuban, di Jalan Agus Salim-Tuban. (fat/fat)
Berita Terkait