"Senin Sore ini mulai produksi dan sekarang sedang start up," ujar Kepala BP Migas R Priyono di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (31/8/2009).
Menurut Priyono, produksi tersebut akan mulai meningkat hingga 15.000 bph pada September mendatang. "Sebenarnya September produksi Blok Cepu sudah bisa mencapai 20.000 bph, namun pembelinya sebanyak 5.000 bph belum ada jadi sementara ditargetkan 15.000 bph," ungkapnya.
Hal tersebut dibenarkan oleh VP Public Affairs ExxonMobil Indonesia, Maman Budiman. Ia menyatakan mulai sore ini lapangan Banyu Urip sudah mulai mengalirkan minyak mentah hingga 5.000 bph.
"MCL mulai mengalirkan minyak sore hari ini untuk start-up dari Banyu Urip melalui pipa Pertamina/Geolink menuju Mudi. Start-up dan commissioning ini dilakukan agar fasilitas bisa memproduksikan lebih dari 5.000 bbl/hari," kata Maman dalam pesan singkatnya.
(epi/bdh)










































