Kebakaran terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Akibat tabung bocor, api langsung menyambar seisi ruangan khususnya di bagian dapur di lantai satu.
"Tabungnya habis, lantas diganti oleh anak saya. Tidak tahunya tabung penggantinya bocor. Apinya langsung membesar," jelas Kamto, pemilik rumah makan saat ditemui detiksurabaya.com di lokasi kejadian.
Para karyawan rumah makan yang saat itu berada di lantai satu langsung berhamburan keluar. Begitu juga enam karyawan yang berada di lantai dua. Karena panik melihat api makin membesar, mereka nekat meloncat dari ketinggian 5 meter dari sisi depan. Akibatnya, sebagian dari mereka menderita luka patah tulang.
"Anak saya menderita luka bakar di tangan dan kaki, pegawai saya lainnya luka-luka dan saya larikan ke rumah sakit," jelas Kamto lagi.
Berkat kesigapan warga, 30 menit kemudian akhirnya api dapat dikuasai. Dengan menggunakan peralatan seadanya, warga bahu membahu memadamkan api. Api seutuhnya dapat dipadamkan setelah mobil pemadam kebakaran dari kantor Kecamatan Genteng datang memberikan bantuan. Kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta.
(fat/fat)










































