Peristiwa itu terjadi pada pukul 11.00 WIB, Rabu (26/8/2009) sesaat setelah Sarni mengambil uang dari Bank BRI. Sampai di depan kantornya dia masuk menemui tamu yang menunggunya.
Tidak beberapa lama kemudian salah seorang pegawainya mendatangi dirinya dan mengatakan kalau kaca bagian kanan pick up Panther dengan Nopol AB 9465 DC rusak. Dia bergegas menuju mobilnya. Uang yang ditaruh di bawah jok kanan raib.
Sarni mengatakan uang itu untuk membayar bahan kulit yang digunakan pengrajin sandal dan sepatu Magetan.
"Baru saya tinggal 15 menit untuk menemui tamu, karyawan saya mengabari kalau kaca mobil rusak dan ternyata uang saya Rp 100 juta sudah amblas," kata Sarni kepada wartawan di lokasi kejadian.
Sementara itu Kapolsek Magetan AKP Marino mengungkapkan keterangan saksi di lokasi melihat 2 pemuda naik sepeda motor yamaha Fiz R mendekati pick up Panther.
"Keterangan dari beberapa saksi melihat 2 pemuda mendekati mobil korban. Kita masih melakukan penyelidikan," tandasnya. (wln/wln)










































