Pria itu diketahui bernama Rudi (30), warga Dusun Kedungdoro, Desa Padangan, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung. Muncul dugaan Rudi sengaja menabrakan diri ke kereta api.
Kecelakaan itu terjadi pada pukul 11.00 WIB, Selasa (25/8/2009). Tubuh Korban ditemukan sekitar 100 meter dari palang pintu sedangkan kepalanya ditemukan tidak jauh dari lokasi badannya dengan kondisi hancur.
"Dari jauh saya melihatnya. Jalannya sempoyongan seperti orang mabuk. Sebentar berjalan sebentar berhenti. Kereta lewat saya tidak melihatnya lagi. Tahu-tahu orang sudah menemukannya dalam kondisi mati," kata Andika (28), salah satu warga
dan juga saksi mata kepada wartawan di lokasi kejadian.
Dugaan bunuh diri dikuatkan dengan penemuan sepeda angin di sekitar lokasi kejadian. Meski belum diketahui pemiliknya, kuat dugaan sepeda itu milik Rudi dan sengaja ditinggalkan.
"Memang ada dugaan bunuh diri, tapi untuk pastinya kami akan lakukan penyelidikan lebih lanjut. Sementara sepeda kami amankan menunggu konfirmasi dari keluarga korban yang alamatnya sudah kami dapatkan," ungkap Kapolsek Kedungwaru AKP Irwantono. (wln/wln)











































