Kapolsek Barat AKP Supriono mengatakan korban pertama kali diketahui oleh dua warga setempat saat naik motor membeli mie ayam. Penemuan ini pun akhirnya dilaporkan ke aparat desa dan polsek setempat.
"Korban diketahui pertama oleh 2 warga yang mau beli mie ayam. Mereka ngomong ke penjual mie ayam kalau ada orang kejel-kejel (sekarat). Trus penjual mie dan warga banyak melihat trus melapor ke Polsek," jelas kapolsek kepada detiksurabaya.com di lokasi.
Supriono menambahkan, dari keterangan beberapa saksi bernama Markaban (37) perangkat Desa Jogoboyo Klayapan sekitar pukul 20.00 WIB, sebelumnya mengetahui mobil Toyota Avanza dari arah barat ke timur berhenti di TKP menurunkan sebuah barang.
Sementara ciri-ciri korban yakni seorang pria berusia sekitar 40 tahun tinggi sekitar 163 cm, celana panjang hitam, berkaos putih bertuliskan "Kristal Meja Komputer" berlumuran darah lengkap rompi hitam, bersepatu hitam berkaos kaki putih. Sedangkan di sekitar lokasi, polisi menemukan remote mobil, uang lebih Rp 200 ribu, korek gas berlumuran darah yang diduga milik korban.
Dari pantauan detiksurabaya.com tim identifikasi Polres Magetan dan Polwil Madiun menjadi pusat perhatian Kapolwil Madiun Kombes Pol Achmadi dan Kapolres Magetan AKBP Jacub Prayogo. Mereka langsung datang ke lokasi. Sedangkan ratusan warga tampak memadati area lokasi yang sudah dipasang garis police line berjarak dari korban 15 meter. Korban pun dirujuk ke RSUD Dr Soedono untuk diotopsi. (fat/fat)











































