"Korban diduga stres sehingga nekat bunuh diri. Tetapi kami belum tahu stres karena apa," ujar Kasat Reskrim Polres Sidoarjo, AKP Agung Pribadi saat dihubungi detiksurabaya.com, Minggu (23/8/2009).
Agung menambahkan bahwa yang pertama kali melihat tubuh Arifan tergantung adalah napi lain yakni Hopsi alias Dul Hapsin. Setelah itu Hopsi langsung menghubungi sipir yang sedang bertugas yakni Harimanto dan Sulis.
"Setelah itu petugas rutan menghubungi kami," tambah Agung.
Agung mengaku Arifan merupakan napi yang telah divonis 2 tahun penjara, dan masa 4 bulan telah dijalani Arifan sebelum mengakhiri hidupnya. Arifan masuk Medaeng setelah ditangkap Polsek Krembangan dalam kasus narkoba.
(iwd/fat)











































