Meski komplek makam sudah ditenggelamkan lumpur namun 300 orang dari 4 desa yakni Siring, Jatirejo, Renokenongo, dan Kedung Bendo Tanggulangin tetap menggelar doa bersama di tanggul di Desa Siring, Porong, Sidoarjo, Jumat (21/8/2009).
Selain berdoa bersama mereka juga menabur bunga di bekas makam yang sudah
terendam lumpur dan juga menaburi poster Aburizal Bakrie yang dipasang warga di
gundukan tanah di tanggul itu dengan bunga. Doa bersama ini dipimpin oleh Ustad Rahman.
Kordinator tabur bunga, Rois (52) meminta kapada Aburizal Bakrie agar peduli dengan masyarakat korban lumpur. Momentum Ramadan ini mereka berharap ganti rugi segera terealisasi.
"Aburizal mampu menyiapkan uang Rp 1 triliun untuk Golkar pasti juga mampu membayar korban lumpur yang sudah sengasara," tandasnya kepada detiksurabaya.com.
Cuaca panas membuat para peserta sedikit kepanasan. Peserta doa bersama terutama ibu-ibu menggunakan payung untuk melindungi diri. Namun meski begitu, acara berlangsung khusuk dan tertib.
Lumpur lapindo hingga saat ini masih terus menyembur. Namun kasus hukumnya yang ditangani Polda Jatim itu telah dihentikan.
(wln/gik)











































