Gelar Tasyakuran Agustusan, 95 Orang Keracunan

Gelar Tasyakuran Agustusan, 95 Orang Keracunan

- detikNews
Selasa, 18 Agu 2009 12:52 WIB
Gelar Tasyakuran Agustusan, 95 Orang Keracunan
Malang - Perayaan agustusan di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjin Wetan, Kabupaten Malang, memakan korban. Sebanyak 95 warga tinggal di RT25/RW07 mengalami mual, muntah dan dehidrasi. Mereka diduga kuat mengalami keracunan makanan, Selasa (18/8/2009).

Dari 95 pasien yang mengalami gangguan pencernaan ini, 46 harus mendapatkan rawat inap di Puskesmas Sitiarjo. Sementara sisanya menjalani rawat jalan.

Menurut Kepala Puskesmas Sitiarjo drg Izzaah Elmaila saat ditemui di Puskesmas Sitiarjo mengatakan, kesemuanya pasien mengalami dehidrasi akibat gangguan pencernaan.

"Kami lakukan penangan redehidrasi, dengan pemberian infus dan obat penahan mual," kata drg Izzaah kepada detiksurabaya.com Jalan Raya Sitiarjo, Selasa (18/8/2009).

Wanita berjilbab ini menuturkan 95 pasien ini awalnya tidak langsung mendatangi puskesmas. Namun satu per satu tiap kepala keluarga berdatangan. "Kami juga harus menjemput warga dengan ambulance agar cepat mendapatkan perawatan," imbuh Izzaah.

Dari data para pasien mengalami keracunan dari berbagai usia. Mulai usia 2,5 tahun hingga 65 tahun terdiri dari perempuan dan laki-laki. Untuk balita tercatat sebanyak 5 orang. 

Sementara menurut keterangan yang dihimpun detiksurabaya.com, menyebutkan, tepat malam tanggal 17 Agustus sebanyak 104 warga RT 25/RW 07 berkumpul di jalan kampung untuk menggelar tasyakuran memperingati hari kemerdekaan serta peresmian pos kamling.

Untuk konsums,i panitia menyajikan menu makanan ayam bumbu bali dengan oseng-oseng wortel dan kentang yang dikemas layaknya nasi kotak. Sekitar 2 hingga 3 jam satu per satu warga mengalami mual dan muntah hingga Selasa dini hari harus dilarikan ke puskesmas.

"Tidak ada yang aneh dalam makanan tersebut. Kami semua memakannya," terang Rina Winaningsih (25), salah satu pasien masih menjalani perawatan di puskesmas. (fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait