Ada 500 bungkus kondom yang terkumpul dari puluhan PSK yang ada di lokalisasi itu. Semakin banyak PSK yang mengumpulkan kondom maka semakin banyak kupon yang mereka dapat. Kupon-kupon tersebut diundi. Berbagai hadiah disiapkan panitia dari televisi, kipas angin dan hadiah hiburan lainnya.
Salah satu PSK yang berinisial SR mengatakan selama 10 hari mengumpulkan 150 bungkus kondom. SR berhak mendapat 15 kupon hadiah. "Bukan tidak laku loh mas tapi karena malas mengumpulkan kondom. Dulu saya punya 500 tapi tidak dapat apa-apa," ungkapnya sambil tertawa.
Suwaji pengelola lokalisasi kepada wartawan mengatakan undian ini sudah tiga kali digelar. Undian digelar 3 hari menjelang puasa.
"Ini sudah tiga kali kami gelar. Tahun pertama penyelenggaraan kita mendapat 8 ribu tapi tahun lalu jumlahnya menurun. Mereka malas mengumpulkan bungkus kondom karena tidak pernah dapat hadiah," tuturnya.
Dia menambahkan semua PSK menggunakan kondom saat melihat melayani tamunya. PSK menggunakan kondom agar terhindar penyakit menular seperti HIV/AIDS. "Mereka tetap memakai kondom saat bekerja," imbuhnya.
Dalam acara itu PSK yang hadir menggunakan baju putih dan rok berwarna hitam lengkap dengan topi dan dasi merah sambil menyanyikan lagu-lagu perjuangan.
(wln/fat)










































