5 ABG Kompak Perkosa Pelajar SMA Bergiliran

5 ABG Kompak Perkosa Pelajar SMA Bergiliran

- detikNews
Senin, 17 Agu 2009 17:59 WIB
Blitar - Perbuatan yang dilakukan 5 ABG warga Desa Gaprang Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar ini tergolong bejat. Pasalnya mereka kompak memperkosa salah satu siswi SMU di Kota Blitar.

Ke-5 pemuda itu berinisial FR (18), RV (17), EK (17) HP (18) dan YS (19) warga Desa Gaprang menggilir siswi SMA sebut saja Mawar (17) warga Desa Plosorejo Kecamatan Kademangan, Blitar.

Kejadian ini bermula saat kelima pelaku sedang berkunjung ke rumah korban yang diduga mabuk akibat pesta miras yang digelar sebelumnya, Minggu (16/8/2009) malam saat rumah korban sepi.

Kasat Reskrim Polres Blitar Mustofa jika kejadian itu dilakukan saat kelima pelaku dalam keadaan mabuk selepas menggelar pesta miras di salah satu rumah pelaku.

"Kejadian tersebut bermula saat kelima tersangka tersebut setelah menggelar pesta miras di salah satu rumah tersangka," terangnya Mustofa kepada wartawan, Senin (17/8/2009).

Modus yang dilakukan oleh ke-5 pelaku, sebelumnya mengajak korban untuk pesta miras. Namun korban menolak dan memilih di rumah karena kondisinya sepi. Marah karena menolak ajakan pesta miras, para ABG marah dan langsung membekap korban dan membawanya ke salah satu kamar. Korban pun menjadi korban perkosaan setelah digilir sebanyak 5 kali dan meninggalkan begitu saja.

Merasa dilakukan tridak senonoh, korban akhirnya melaporkan kejadian itu ke k eluarganya. keluarga yang kaget langsung melaporkan kejadian tersebut.

"Saat ini kelima tersangka sedang kami amankan untuk mendapatkan proses hukum lebih lanjut. Saat ini kami tengah memintai keterangan dari korban untuk melakukan proses hukum lebih lanjut," terang mustofa.

Ke-5 tersangka akan dijerat dengan UU RI No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak di bawah umur dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.
(fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini