Kepala Dinkes Kabupaten Sumenep, dr Susianto mengaku ancaman virus flu babi tetap mengintai warga Sumenep termasuk santri yang ada di berbagai pondok pesantren terutama ponpes terbesar yakni Ponpes Al-Amien Prenduan dan Annuqayah Guluk-Guluk.
"Selain aktif memantau kondisi kesehatan warga dan santri ponpes, juga ada
penambahan tamiflu ke setiap puskesmas," terang Susianto pada wartawan di Jalan dr Soetomo Sumenep, Rabu (12/8/2009).
Penambahan ribuan tamiflu tersebut juga bagian dari usaha meminimalisir dan menekan terjadinya virus flu babi bila menyerang warga Sumenep. "Semua hal kita siapkan termasuk kesiapan tenaga medis," ujarnya.
Susianto juga meminta warga kepulauan mewaspadai virus flu babi, karena keluar masuk TKI dan TKW semakin meningkat menyusul semakin dekatnya bulan ramadan yang biasa dijadikan waktu untuk pulang kampung.
(fat/fat)











































