Seorang pelajar kelas 2 SMU di Suboh, Situbondo sekarat setelah menenggak minuman keras (miras). Remaja berinisial RD (15) terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah pesta miras karena ada kegiatan di sekolah.
Dari informasi yang dihimpun, RD pesta miras bersama empat temannya yakni SF, EK, SD dan AR pada pukul 10.00 WIB, Selasa (11/8/2009).
Diduga kebanyakan minum, RD tidak sadarkan diri. Oleh teman-temannya RD dibawa ke Puskesmas Suboh. Namun karena keterbatasan peralatan medis, RD dirujuk ke RSUD Situbondo.
Menurut orangtua RD Ahmadi berdasarkan keterangan yang diperoleh dari petugas medis, anaknya menenggak miras stenly dicampur dengan kuku bima. Ahmadi mengaku dirinya mengetahui anaknya masuk UGD diberitahu Puskesmas Suboh.
"Usai mengantar anak saya ke puskesmas, teman-temannya itu langsung pergi. Saya curiga mereka pesta miras di tempat jauh karena ketika berangkat sekolah dia tidak menggunakan helm," ungkapnya kepada wartawan.
Sementara RD saat ini masih belum bisa diajak berkomunikasi. Dia tampak sulit bernafas, selang oksigen juga masih terpasang di hidungnya. Pihak rumah sakit mengaku jika RD sulit bernafas tapi kondisinya tidak parah. "Tidak begitu parah, biasanya sebentar lagi juga langsung sadar," terang salah satu tim medis RSUD Situbondo, dr Suparno.
(wln/fat)











































