Dua pengendara tewas itu yakni Khusaini Ma'ruf (20) dan Eka Angga Trisnawan (18), keduanya warga Dusun Simbar Desa Tampo Kecamatan Cluring, Banyuwangi.
Saking kerasnya tabrakan, bagian depan bus bernopol P 6064 MU ringsek dan motor bernopol P 4836 MG rusak berat. Kini semua kendaraan diamankan di Pos Lalu Lintas 09 Jajag. Sementara sopir Bus Kentjono, Agus Tri Eko wahyudi (38) asal Desa Kaliwining Kecamatan Rambipuji, Jember, diperiksa
Menurut Tri, saat perjalanan dari arah Jember menuju Banyuwangi tepatnya di tikungan SMP Negeri 1 Gambiran mendadak motor Jupiter yang dikendarai korban mengambil jalur terlalu ke kanan dengan kecepatan tinggi.
"Saya lihat ada tiga motor, posisi korban paling belakang sepertinya mau mendahului yang di depannya. Tapi tiba-tiba saja korban ambil jalur terlalu ke kanan. Saya rem tapi tabrakan tak terhindarkan lagi," jelas Agus Tri saat mengisahkan kronologis kejadian kepada petugas yang memeriksanya, Selasa (4/8/2009).
Saking kerasnya benturan, kedua korban langsung terpental ke belakang beberapa meter. Keduanya tewas di tempat dengan kondisi luka mengenaskan. Korban pun dibawa ke rumah sakit terdekat sebelum akhirnya dijemput keluarganya untuk dibawa pulang.
"Korban sudah dijemput pihak keluarga di rumah sakit," jelas Hatta, petugas dari Pos Lalu Lintas 09 Jajag.
Sementara di saat yang bersamaan, mobil jenis pick up juga terlibat adu keras dengan sebuah motor. Saking kerasnya tabrakan, as roda depan pick up yang mengangkut jeruk patah dan ringsek berat. Sedangkan pengendara sepeda motor tewas di kejadian dengan kondisi luka parah.
"Tabrakan itu terjadi beberap menit sebelum bus tabrakan dengan sepeda motor. Jadi sedikitnya 3 nyawa melayang di jalan raya," jelas Hatta.
(fat/fat)











































