Jenazah Andika Disambut Jerit Tangis Keluarga

Mahasiswa UGM Tewas di Semeru

Jenazah Andika Disambut Jerit Tangis Keluarga

- detikNews
Senin, 03 Agu 2009 11:01 WIB
Jenazah Andika Disambut Jerit Tangis Keluarga
Lumajang - Jenazah mahasiswa UGM yang tewas dan jatuh di dasar jurang blank 75 Gunung Semeru, Andika Listiono Putra (21) tiba di Posko Ranupane dan langsung dibawa ke RSUD dr Hartoyo Lumajang.

Jenazah tiba di Posko Ranupane sekitar pukul 10.00 WIB dan disambut jerit tangis keluarga yang terdiri dari paman dan bibinya. Sedangkan orangtuanya masih ada di Mojokerto.

Dari pantauan detiksurabaya.com, jenazah Andika yang dibawa dengan kantong mayat warna kuning itu dimasukkan ke mobil ambulans berisi keluarganya. Mereka tampak shock saat petugas membuka kantong mayat memastikan wajah Andika.

"Ya ini Andika, ya Alloh Andika nasibmu," teriak salah satu kerabatnya saat mengevakuasi Andika ke mobil ambulans, Senin (3/8/2009).

Kabag Ops Polres Lumajang Kompol Imam Rofik mengaku jika korban langsung dibawa ke RSUD Dr Hartoyo untuk diperiksa dan dilakukan otopsi.

"Jenazah langsung kita bawa ke rumah sakit untuk diotopsi," katanya kepada detiksurabaya.com saat di lokasi.

Sebelumnya, mahasiswa semester dua Jurusan Administrasi Negara di Fakultas Ilmu Sosial Politik (Fisipol) UGM ini hilang sejak Selasa (28/7/2009) lalu di kawasan puncak Gunung Semeru. Andika melakukan kegiatan pendakian bersama Pecinta Alam UGM, Setrayana.

Alumnus SMA Negeri I Puri, Mojokerto adalah anak pertama dari empat bersaudara pasangan Suparti dan Haryoto (52). Namun sejak kecil Andika diasuh kakak Suparti, almarhum Wiwik Suparti yang sudah meninggal Agustus 2008 lalu. (fat/fat)
Berita Terkait