Meski sudah menunjukkan suasana kesedihan namun keluarga masih menunggu kepastian dari tim SAR atau pihak UGM. Keluarga juga berharap bahwa kabar tersebut tidak benar.
"Kita sudah mendengar hal tersebut tapi kita tidak mendengar keterangan resmi, semoga itu tidak benar," kata Elisa, adik Andika kepada wartawan di rumah duka, Minggu (2/8/2009).
Sejak kabar meninggalnya mahasiswa UGM rumahnya yang biasanya sepi saat ini sudah banyak didatangi oleh warga. Namun belum ada warga yang berniat melayat karena belum ada penjelasan dari pihak yang resmi.
Warga terlihat duduk bersila di depan rumah tersebut dan rumahnya tetap tertutup bagi siapa pun. Terlihat juga beberapa teman kuliah Andika di UGM berdatangan ke rumah duka.
Sejumlah teman Andika di UGM yang ada di rumah duka juga meminta kepada wartawan agar tidak mengatakan kematian itu kepada ibu Andik, Parti. Alasannya agar kabar tersebut tidak membuat sang ibu syok.
Mahasiswa UGM itu mendengar kabar dari temannya yang berada di Lumajang pada sekitar pukul 14.30 WIB. Wartawan tidak bisa masuk ke dalam rumah karena dilarang oleh pihak keluarga dan hanya bisa memantau dari luar rumah.
(stv/bdh)











































