7 Santri Ponpes Nurul Ulum Diisolasi

Suspect Flu Babi

7 Santri Ponpes Nurul Ulum Diisolasi

- detikNews
Jumat, 31 Jul 2009 16:50 WIB
7 Santri Ponpes Nurul Ulum Diisolasi
Blitar - Sebanyak 7 santriwati Pondok Pesantren Nurul Ulum Kota Blitar diduga suspect flu babi. Ke-7 santriwati itu kini mendapat perawatan intensif di puskesmas Kecamatan Sananwetan Kota Blitar. Mereka mengalami panas tinggi di atas 38 derajat celcius disertai batuk dan pilek.

Pengasuh Ponpes Nurul Ulum, Purnomo Sidik mengatakan awalnya santri yang merasakan panas tinggi mirip gejala flu babi berjumlah sekitar 40 orang. Namun dari total jumlah itu yang mengalami panas tinggi disertai batuk berjumlah 9 orang dan mendapat perawatan awal di Unit Kesehatan Sekolah (UKS) pondok.

Namun berdasarkan keterangan dari dokter UKS setempat para santriwati yang mengalami panas tinggi tersebut memiliki gejala penyakit suspect flu babi. Kesemuanya berjenis kelamin perempuan.

"Dari hasil analisis dokter UKS diduga sisawa tersebut terjangkit virus flu Babi, akhirnya kami memilih untuk merujuk pasien ke Puskesmas Sananwetan," kata Purnomo kepada wartawan saat dijumpai di ponpes Nurul Ulum Jalan Citarum Kota Blitar Jumat (31/7/2009).

Sementara dari 9 santriwati yang diduga suspect flu babi, 7 orang masih mendapat perawatan intensif di puskesmas. Ke-7 santri tersebut antara lain berinisial MR (15) warga Desa Babadan Kecamatan Wlingi, DK (16) warga Desa Krenceng Kecamatan Nglegok, LF (16) warga Desa Bondoren Kecamatan Ponggok, RF (17) warga Desa Jeruk Mandesan Kecamatan Selopuro, NK (15) asal Kecamatan Selopuro, TL (18) warga Desa Pangung Asri Kecamatan Pangung Rejo, serta NL (13) warga Desa Plandirejo Kecamatan Ponggok.

Sedangkan dua santriwati yang telah diperbolehkan pulang diantaranya berinisial BD (17) warga Desa Bandulan Kecamatan Talun dan UB (17) warga Desa Jatisari Kecamatan Kademangan.

"Sampai saat ini kami masih melakukan perawatan secara intensif 7 santriwati, sedangkan yang dua sudah kami perbolehkan pulang tadi," kata Petugas Kesehatan Endang Purnomo kepada detiksurabaya.com saat dijumpai di Puskemas Sananwetan.

Kini ke-7 santriwati tersebut saat ini dirawat di ruang A,B dan C yang disediakan khusus untuk pasien penderita virus A-H1N1.
(fat/fat)
Berita Terkait